welcome to @dW_coffee blog official

Jumat, 26 September 2014

Marvells Band dan Payung Teduh Mampir ke dW Coffee Shop


Seminggu ini, kedai kita yang mungil kedatangan tamu dari ibukota. Yang pertama ada Marvells band yang singgah senin lalu (22/09) di kedai. Band yang terkenal lewat lagu  “Apa yang Kau Lakukan” dan "Cinta Terlarang" ini mengaku sangat senang mampir ke Malang. Seusai acara di Poltek Malang, Marvells Band langsung bertandang ke kedai. Personilnya ramah-ramah banget, dan sangat menyukai menu-menu di kedai seperti black jack dan freeki rise.

Marvells Band berfoto bersama kru dW coffee Shop


Band Marvells ketika menunggu menu disajikan di dW coffee Shop
  
Seusai mereka menyicipi makanan serta minuman yang disajikan, mereka juga mau foto bareng kita. No ribet, dan angkuh-angkuhan. Down to earth banget deh pokoknya. Selang beberapa hari (25/09) kemudian, acara Flotus fest juga memboyong kelompok musik dari Jakarta yaitu @Payungteduh .
Mereka tiba di kedai pada pukul 10.30 pagi guys. Tidak seperti biasanya, suasana kedai tampak ramai. sebenernya sih para customer yang datang ada yang pura-pura malu, pura-pura having fun, bahkan ada yang pura-pura-pura sibuk, yah padahal menunggu sesi foto bareng. Hihihi… ^_^

para personel Payung teduh mengobrol seputar pengalamannya dengan Ruth dan Armand ( PR dW coffee Shop)

Pemilik tembang resah dan “Untuk Perempuan Yang Sedang Dalam Pelukan” ini sungguh bersahaja sekali. Bang Is, panggilan vocalistnya mencoba  fried brokoli ditemani beberapa menu lunchie kita. Dan yang lebih mengagetkannya lagi, semua kru memesan minuman teh. Ada yang ice tea, ada yang teh tanpa es dan teh tawar. How can you feel huh? Band yang identik dengan rokok ini ternyata lagi mengurangi yang manis-manisan, rokok serta junkfood. Salah satu personilnya ( bang Comi) memiliki tempat kebugaran dan bang Is sendiri juga mengaku sedang menjaga pola makanan, minuman serta rokok.




atas: bang Is dan Bang Cito berfoto dengan Ruth dan Armand ( dW coffee Shop's crew)
Bawah : Ruth berfoto dengan bang Ivan yang memegang ukulele di kelompok musiknya

Waktu tidak terasa sudah  sejam, tibalah para kru harus balik ke aktivitas masing-masing. Tidak ketinggalan beberapa customer yang tetiba langsung minta foto, ada yang dari bunchbead, media partner, serta radio. Sekali lagi, band ini juga sangat down to earth. Ga nolak foto bareng fansnya dengan beberapa kali take loh. Seusai sesi foto-foto mereka pamit dengan membawa beberapa menu untuk dibawa pulang. Senang sekali yah seminggu ini kedatangan beberapa band Ibukota. Kita tunggu selanjutnya juga, denger-denger ada 1 artist serta 1 band lagi yang akan singgah ke dW Coffee Shop. We coffe you all guys!


Bang Is dan Bang cito berfoto dengan kru dW coffee



dW Coffee Shop Buka Pagi




Ada kabar gembira buat kita semua guys! Bukan ekstrak-ekstrakan. Tapi @dW_coffee buka mulai pagi dari jam 08.00-12.00 siang untuk Breakfast timenya. Lalu lanjut ke coffee lunch jam 12 siang.
Bukan tanpa alasan kami buka pagi loh guys, tak lain adalah untuk menghadirkan coffee shop yang buka dari pagi. Selain itu kami juga ingin menyuguhkan edukasi kopi serta budaya breakfast di tengah masyarakat Malang. Menu yang kami tawarkan ialah Sub sandwich, seperti yang pernah dibahas diartikel sebelumnya, signature sandwich kami diberi nama longtrip.

#MorningIdea di Jl.bogor no.11 Malang
#MorningIdea dengan segelas kopi dan hot news dari media


#MorningIdea dengan sepiring longtrip serta Hot chocolate
suasana coffee breakfast di pagi hari
Longtrip sendiri punya isian bermacam-macam seperti  telur, sayur seperti selada, tomat, timun mayonesse, pilihan beef atau chicken, serta saus pilihan BBQ serta Bolognise. Silahkan pilih guys, we serve you with love pokoknya. Satu lagi, tiap pembelian menu breakfast free kopi tubruk loh. Kemarin kita juga udah kerjasama dengan kakak @malangkuliner , ada kuis #MorningIdea dengan hadiah FREE BREAKFAST  dari kita. Selama 7 hari berturut-turut kita mengambil 14 pemenang. Banyak testimoni serta masukan positif dari warga Malang. 


tiap pembelian menu breakfast free kopi tubruk


Media Partner seperti @MahasiswaMLG juga datang loh, buat ngrasain bedanya kopi pagi dan kopi malam, dan benar saja, ternyata efek kopi pagi buat moodbuster seharian kamu nambah 100 kali lipat  berkat #MorningIdea nih. Oh iya, ini ada beberapa twitpict yang kita ambil dari mbak @Yantiearie serta kak @ammamo tetap pantengi timeline kita yah. Cek hashatg #MorningIdea juga biar tau keseruan kemarin selama breakfast time ^_^ We coffee you all @ Jl.Bogor no.11 Malang.
Media partner @MahasiswaMlg juga mengaku kopi pagi punya khasiat tersendiri
Pemenang @djombie dari Musik Kapan lagi

photo taken by @ammamo
Photo taken by: @Yantiearie



Senin, 26 Mei 2014

Hukum tak tertulis dalam coffeeshop

Dear customer dan calon customer,

pagi ini mimin mau sedikit bercerita tentang etika ngipok di coffee Shop pada umumnya. Eits... ini bukan standart resmi dan hukum tulisan yang dikeluarkan tiap coffeeshop loh. Mari ikuti, sambil ngopi juga ga masalah loh.

 1. Cari coffee shop yang paling nyaman versimu
 kalau kamu tipe orang yang suka berkeliling dan melihat sekitar  dengan detail, langsung tandai coffeeshop yang dituju. Bisa juga googling di media social, cari tau menu kopi andelan serta signaturenya. The first thing that i mean, how about theirs cappuccino? Karna menurut survey, cappuccino itu menu jantung sebuah coffeeshop setelah esspreso.


2. Datang bawa bahan bacaan atau teman
Ketahuilah, bahwa sebenarnya di coffeeshop itu banyak sekali mata yang melirik meskipun wajahnya tidak menoleh secara langsung. Alangkah baik kalau datang bersama teman atau pacar (uhuk kalau ada).jikalau memang harus sendiri, bawa buku bacaan dan duduk di bar untuk sedikit menanayakan tentang komposisi atau takaran kopi dengan barista atau kitchen staff.

3. Dont take a much of snack from outside.
 coffeeshop punya larangan tidak tertulis, (bahkan ada yang tertulis) bahwa membawa makanan /minuman dari luar membentuk kesan tidak menghargai pihak coffeeshop yang didatangi, alangkah baiknya ketahuan atau tidak, jangan membawa makanan/minuman dari luar.

4.Jangan membuat keributan.
 beberapa coffeeshop menyediakan media games untuk customer agar tidak menghasilkan suasana krik-krik. Kamu harus tau guys, media games tersebut dibuat agar kamu tidak kebosenan, jadi kamu jangan membuat orang lain bosan dengan keributanmu. Be etitude  :)

5.PESAN-MEMESAN MENU DAN WAKTU HABISNYA

 ini yang paling penting guys, batasan nongkrong setelah menghabiskan pesan minuman adalah 45-90 menit. Karena tiap tempat kuliner, memiliki perhitungan sendiri dalam pergantian customer berikutnya, kalau pesanan anda habis  sila pesan lagi, inget juga hari dan jam-jam ramai coffeeshop yah.

6. Gunakan media social secara tepat.



Seperti yang sudah diuraikan di nomor 1, salah satu untuk menentukan tempat nyaman dalam menikmati kopi, adalah dengan melihat respon customer di setiap media, baik di twitter, path, foursquare, instagram, facebook dan lain lain. Jangan memaki dengan kata-kata tidak pantas di media social, karena di zaman sekarang media social merupakan 'muka' yang pertama dilihat di dunia digital. Langsung temui PR/ barista/ kitchen staffnya. Silahkan kasi masukan dan kritik secara langsung.




Nah, gimana guys? Pernah ada yang dilanggar ga? Mulai sekarang, mari sama-sama menjalankan peraturan tidak tertulis yang diatas yah. Sama-sama nyaman, sama-sama senang. Pssssst, ini rahasia. Sebaiknya lakukan, jangan diingatkan. Thank you, we coffee you all.








































Kamis, 08 Mei 2014

Budaya “Bercerita” di Coffee Shop


“Ketemu aja di Coffee Shop pojok jalan itu yah bro, kita omongin lebih lanjut aja disana…” 
 
Mungkin kita sering mendengar percakapan seperti diatas. Mungkin juga kita sendiri yang mengatakan seperti itu. Tapi mengapa harus Coffee Shop? Ini yang akan tema ulasan kita saat ini guys..     
Menurut beberapa penelitian, kopi dapat mempercepat daya tangkap dan memberi  adrenalin untuk berbicara didepan. Pernah kebayang ga, keputusan dan kebijakan negara ini berawal dari sebuah budaya “ngopi”?  konon katanya Musyawarah, brainstorming dan analisis-analisis kritis , terpicu dari secangkir kopi. Maka lahirlah ide-ide kritis setelah mengkonsumsi kopi.

Fenomena ini di mulai dari obrolan kecil di meja warung kopi, yang berbicara  seputar pengolahan kopi, negara, filsafat, Fotografi, politik, kehidupan sampai kepercayaan. Ini yang menjadi unik plus rumit guys. Ada hubungan yang sangat menarik dari  fenomena tersebut ; semakin banyak orang bercerita  ( yang dimulai dari secangkir kopi) semakin tinggi pula komoditas kopi yang harus di supply , dan  banyak warkop sampai Coffee Shop maju pesat di daerah yang tinggi tingkat kepadatannya.
aktifitas beberapa customer di Coffee Shop

Books corner




          Budaya ngopi di Coffee Shop semakin ngehits karena beberapa hal, ada yang memang suka kopi, ada yang hanya sekedar mencari suasana dan kopi, dan ada juga yang malah melakukan negoisasi pekerjaannya di Coffee Shop seperti percakapan di atas.  Maka tidak jauhlah Proses cerita bercerita dari hal-hal yang “maaf” tidak penting, sampai yang penting sekali banyak terekam di sebuah coffee shop.

        Ngopi ala budaya Barat  malah kebalikannya loh. Coffee Shop terbentuk alami sebagai kebutuhan, bukan “sekedar” maupun tempat nongkrong saja. Hampir setiap saat jika pikiran mereka sedang stuck, atau butuh tempat untuk membaca buku,  bahkan dalam keadaan terburu-buru sekalipun,  mereka menyempatkan diri untuk ke coffee shop.  Mungkin sampai 3-4 kali dalam sehari, tau ga kenapa ? itu Karena mereka mengerti akan kandungan dalam secangkir kopi. kalau kata orang-orang yaaah bisa menjadi moodbuster  dan  worthed dalam berproduktif.





coffee shop kecil di Jl.Bogor no.11 Malang
       Kalau di kedai kita, tiap bulannya sudah ada event #KopiIndie nih guys, yaitu kelas yang menjadikan nongkrong produktif, pulang ga sekedar kenyang dan puas tetapi bisa dapet ilmu juga. Oh iya, di pojokan kedai ada books corner loh, silahkan di baca. Gratis tis tisss. Nah, sekarang pertanyaannya : Apakah kamu adalah salah satu penikmat kopi? Jika ia, apa saja yang kamu lakukan ketika atau setelah berada di Coffee shop? Jawab di hati masing-masing yah. Tetap berkarya dan produktif.  Turn on The coffee on, we Coffee you all.

Selasa, 15 April 2014

#KopiIndie bareng kelas @AkberMlg dan @Malangkuliner



Minggu (13/04) kemarin kita kedatangan teman-teman Akber Malang  dan @Malangkuliner, kali ini #KopiIndie yang dibahas mengenai Culinary Marketing via Socmed. Sore dibuka dengan hujan rintik-rintik, namun antusias dari peserta sudah terasa untuk mendengar sharing dari pembicara (@Malangkuliner) yaitu mas @Swedho dan mas @Doyoke . FYI 2 orang ini adalah behind man of scene nya akun @malangkuliner loh.


pembukaan oleh salah-satu kru @AkberMlg

Pembahasan awal dibuka dengan beberapa pertanyaan yang memancing seluruh peserta agar sepakat menyatu dalam sharing. Beberapa poin penting diutarakan oleh pembicara, mengenai etiket marketing di Socmed terlebih di Twitter. Salah satunya adalah interaksi, advokasi dan Persona yang dibentuk. Adalagi yang lebih urgent  : tata karma dalam bertetangga di timeline, yaitu  jangan ngetweet product  dengan “nyepam” atau nyampah di Timeline, yah “Manusiawi” lah.

Selain itu hal yang penting yang harus di perhatikan dalam marketing product di Twitter adalah respon yang cepat, karena akun socmed adalah wajah kita yang pertama dalam selling, yang pertama akan ditujukan complain pastilah media social, yang pertama akan di tujukan pujian adalah Media social. Adalagi marketing Media Social dengan Viral yaitu isu yang dimainkan oleh beberapa channel akun yang memiliki influence bagus untuk menaikkan pokok bahasan dengan umpan hashtag.

Kelas berjalan dengan rileks, sedikit guyonan dari mas @Swedho menghasilkan kelas yang seru serta hidup, beberapa tambahan dari mas @doyoke , product serta segmentasi pasar .  Bahasan yang membuat kelas pecah adalah buka-bukaan mengenai paket buzzer yang ada di republic twitter, “bahkan pemegang portal informasi ada yang membuat standarat dari 500-ribu rupiah per tweet ,” ungkap Mas @Swedho Founder akun Malang Kuliner.




mas @Swedho sedang menjelaskan tentang Culinary Marketing

Sesi selanjutnya disusul dengan beberapa pertanyaan dari teman-teman yang datang dari berbagai segmentasi, ada yang memiliki usaha kuliner sampai admin beberapa portal informasi. Akhirnya kelas berakhir di pukul 18.00 WIB, tidak lupa di akhir kelas seluruh audience dipersilahkan untuk bertukar contact serta foto bareng. Demikianlah kelas #KopiIndie dW coffee shop, sampai berjumpa dilain waktu, selalu pantengi timeline kita yah. Masih ada kelas #KopiIndie yang menarik lainnya.  Turn the coffee on, we coffee you all!

seluruh peserta kelas bergabung di sesi foto terakhir